Courtois Kecewa Komentar Mourinho soal Vinicius Jr., Isu Diskriminasi Jadi Sorotan

Bagikan

Kiper Thibaut Courtois mengungkapkan kekecewaannya terhadap komentar Jose Mourinho soal selebrasi gol Vinicius Junior memicu insiden dugaan pelecehan rasial. Pernyataan tersebut muncul menjelang laga leg kedua playoff Liga Champions antara Real Madrid dan Benfica.

courtois-kecewa-komentar-mourinho-soal-vinicius-jr.,-isu-diskriminasi-jadi-sorotan

Insiden bermula setelah Vinicius mencetak gol kemenangan 1-0 di Lisbon dan melakukan selebrasi menari di dekat bendera sudut. Mourinho menilai aksi tersebut memicu konfrontasi di lapangan, yang kemudian menjadi bahan penyelidikan UEFA.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Courtois menolak anggapan tersebut dan menegaskan bahwa selebrasi bukan alasan yang dapat membenarkan tindakan diskriminatif. Ia menilai bahwa pemain berhak merayakan gol tanpa harus menghadapi perlakuan rasis atau penghinaan.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Penyelidikan UEFA dan Sanksi Sementara untuk Prestianni

UEFA menjatuhkan skorsing sementara satu pertandingan kepada pemain sayap Benfica, Gianluca Prestianni, sambil melanjutkan penyelidikan atas dugaan insiden diskriminasi tersebut. Meski demikian, Benfica dan sang pemain tetap bersikeras bahwa ia tidak bersalah.

Menurut sumber yang beredar, Prestianni mengakui menggunakan hinaan anti-gay, bukan kata-kata rasis, dalam interaksinya dengan Vinicius. Namun, Courtois menegaskan bahwa homofobia sama seriusnya dengan rasisme dan tidak boleh ditoleransi dalam sepak bola.

Peraturan disiplin UEFA menetapkan hukuman berat untuk tindakan diskriminatif, termasuk potensi skorsing hingga 10 pertandingan. Keputusan akhir akan menjadi preseden penting dalam upaya memerangi diskriminasi di kompetisi Eropa.

Baca Juga: Polisi Selidiki Pelecehan Rasis Pemain Liga Premier, Sepak Bola Kembali Tercoreng

Sikap Tegas Real Madrid terhadap Isu Diskriminasi

Sikap-Tegas-Real-Madrid-terhadap-Isu-Diskriminasi

Pihak Real Madrid menegaskan dukungan penuh terhadap Vinicius. Courtois menyatakan bahwa seluruh tim mempercayai rekan setimnya dan memahami situasi yang terjadi di lapangan.

Ia juga menyoroti bahwa kasus diskriminasi bukan hal baru dalam sepak bola, namun harus dihadapi dengan sikap tegas. Baginya, sepak bola harus menjadi ruang yang aman dan inklusif bagi semua pemain tanpa memandang latar belakang.

Komentar dari kubu Madrid menegaskan bahwa selebrasi tidak boleh dijadikan alasan untuk membenarkan tindakan yang melanggar nilai sportivitas. Isu ini kembali membuka diskusi tentang perlunya tindakan nyata melawan rasisme dan homofobia di dunia olahraga.

Fokus Laga Leg Kedua dan Kondisi Skuad Real Madrid

Di tengah kontroversi, Real Madrid tetap fokus menghadapi leg kedua di Santiago Bernabeu. Pelatih Alvaro Arbeloa meminta UEFA memastikan bahwa kampanye anti-rasisme bukan sekadar slogan, melainkan tindakan nyata.

Arbeloa juga memastikan bahwa Vinicius berada dalam kondisi mental yang baik dan siap tampil. Ia menyebut sang pemain sebagai sosok penentu sejak dirinya mengambil alih tim pada Januari, menunjukkan peran pentingnya dalam skuad.

Selain itu, Kylian Mbappe yang sempat mengalami masalah lutut dikabarkan siap bermain. Kehadirannya menjadi kabar positif bagi Madrid, yang ingin memastikan langkah ke babak berikutnya, sekaligus menutup laga dengan fokus pada prestasi di lapangan. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballdolphinsofficial.com.