Semua Julukan Untuk Ibrahimovic

Semua Julukan Untuk Ibrahimovic
Semua Julukan Untuk Ibrahimovic

Semua Julukan Untuk Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic selalu punya banyak cara menggambarkan kualitas dirinya di lapangan. Bahkan, dia seolah tak pernah berhenti bikin julukan baginya. Sudah banyak julukan yang dia sematkan untuk dirinya sendiri.

Memang terkesan arogan baginya. Namun, begitulah Ibrahimovic. Sulit yang memungkiri setiap julukan yang dia sebut sendiri mengingat kualitasnya yang ciamik di lapangan.

Sebagai seorang striker, pemain asal Swedia ini masih cukup produktif untuk usianya yang sudah 35 tahun. Total 26 gol yang sudah dia kemas untuk Manchester United di semua kompetisi. Sebanyak 15 di antaranya dicetak di Liga Primer Inggris.

Terakhir, dua gol ke gawang Southampton disebut sebagai faktor krusial mengantarkan Setan Merah merengkuh trofi Piala Liga. ManUtd menang 3-2 atas Soton pada laga final.

Ada sederet julukan yang dia klaim sendiri untuk mendeskripsikan dirinya. Sebut saja sang legenda, raja, dewa, dan Indiana Jones, nama kebesaran yang dia sematkan sendiri.

Kini, Ibra yang terkenal menebar sesumbar untuk menggambarkan kebanggaan atas kualitasnya sendiri di lapangan, punya julukan lagi untuk dirinya sendiri.

Julukannya kali ini tak lepas dari kian matangnya naluri gol sang striker di usianya yang tak lagi muda. Sang Singa, julukan yang dia lontarkannya itu, untuk mencerminkan garizah ‘membunuh’ di depan gawang lawan.

“Apa yang saya bawa? Saya bawa satu paket. Saya membawa pengalaman dari klub-klub lain yang pernah saya bela. Saya bawa hal yang pernah saya raih. Saya bawa persona yang merupakan diri saya sendiri,” terang Ibrahimovic saat ditanya hal yang membuat spesial bagi Man Utd saat ini, seperti dikutip Goal.

“Saya adalah binatang buas. Saya merasa seperti singa. Sang singa yang dilahirkan dari singa. Itu artinya saya singa!”

Ibrahimovic membayangkan dirinya seperti sang singa tua pemimpin singa-singa lainnya di padang sabana. Usia tua baginya, berarti pengalaman yang semakin banyak untuk mengasah naluri berburunya di lapangan. Singa yang dihormati oleh satu kawanan singa lainnya.

“Saya merasa dalam kondisi (stamina) yang bagus. Saya berlatih keras. Orang-orang yang mengenal saya di ruang ganti, tahu saya berlatih sangat keras,” tegas Ibrahimovic.

“Saya selalu memiliki target tinggi setiap musim. Untuk mencapai tujuan, saya harus berlatih keras dan harus banyak berkorban. Ketika saya latihan itulah cara saya meraih yang harus saya raih.”

Ibrahimovic memang tak akan pernah mengubah metodenya yang cadas demi meraih posisi teratas.

“Saya berasal dari era lama ketika mereka bekerja sangat keras dan meraih yang bisa mereka dapat karena berusaha keras. Saya bukan dari generasi kekinian yang meraih sesuatunya dengan cara mudah,” tutur pemain yang pernah mengklaim dirinya sebagai Raja Swedia Carl Gustaf XVII, penerus Carl Gustaf XVI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *