Momen yang Jadi Titik Balik Dzeko

dzeko

Tak seperti musim lalu, Edin Dzeko menunjukkan produktivitas tinggi di musim ini. Menurut Luciano Spalletti, ada beberapa momen kunci yang membantu Dzeko.

Musim lalu yang merupakan musim perdana Dzeko bersama Roma tak berjalan mulus. Pemain yang direkrut dari Manchester City itu hanya mengemas 10 gol dari 39 kali penampilan di semua kompetisi.

Produktivitas yang rendah lantas berpengaruh terhadap mental Dzeko. Kepercayaan diri striker asal Bosnia Herzegovina itu terkikis hingga berdampak pada performanya di atas lapangan. Tak jarang dia disoraki oleh suporter Roma sendiri.

Tapi apa yang terjadi di musim ini jauh berbeda. Keran gol Dzeko mengalir lebih lancar. Sejauh ini, striker berusia 30 tahun itu sudah mencetak 15 gol dari 17 kali penampilan di semua ajang. Terakhir, dia mengukir hattrick saat Roma menang 4-1 atas Viktoria Plzen di Liga Europa.

Spalletti mengaku ikut bertanggung jawab atas performa Dzeko yang buruk di musim lalu. Soal penampilan Dzeko di musim ini, allenatore Roma itu menyebut beberapa momen penting yang jadi titik baliknya.

“Dia tidak takut mengungkapkan pikirannya dan kadang bisa terlalu keras mencoba membuktikan diri. Saya pikir musim lalu ketika saya memasukkan Francesco Totti untuk menggantikan Dzeko dan reaksi penonton sangat berbeda, itu adalah kesalahan,” ujar Spalletti seperti dikutip dari Football Italia.

“Titik balik lainnya adalah ketika saya memainkan mereka bersama dan mereka mengubah pertandingan. Sulit bagi siapa saja di Roma untuk memperebutkan posisi dengan Totti dan dengan jelas dibandingkan dengannya. Penonton sekarang sedikit lebih memahaminya.”

“Daniele De Rossi dikritik, tapi dia bilang kepada fans untuk mendukung Dzeko, itu membantunya lebih merasa seperti di rumah sendiri. Dia adalah pesepakbola sepenuhnya dan sekarang memikul tanggung jawab menjadi bintang di Roma,” ucap Spalletti.

Meski demikian, Spalletti masih menuntut peningkatan dari Dzeko. Dia meminta Dzeko untuk lebih buas di depan gawang.

“Gol pertamanya malam ini menunjukkan apa yang bisa dia lakukan, tapi dia masih harus lebih tajam, karena dia bisa jauh lebih baik. Gol ketiga pada dasarnya meleset, dia melewatkannya dan untungnya itu masuk, tapi dia harus lebih fokus,” lanjut Spalletti.

“Penyelesaian-penyelesaian yang meleset banyak terjadi musim lalu dan melebar, tapi sekarang itu masuk,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *